CLICK HERE FOR FREE BLOGGER TEMPLATES, LINK BUTTONS AND MORE! »

Sesungguhnya solatku, ibadatku, hidupku dan matiku… hanya untukMU Ya Allah..

Monday, December 1, 2008

Hari iNi...

Ermm... dh brapa ari aku tak update my blog... uhuhuhu cm biasa la.. connection wi-fi limited.. ampehh siall.. so aku xleh nak access anymore.. nyusahkan idup aku jek... padan muka aku.. huh...
mlm nie aku just nk update a little bit more jek.. aku taktau nk tulis apa... adeiii.. sebabnya esok aku still ada paper kol 2.30pm.. hahahahaha.. aku dh study tp mcm tak paham apa pun.. cmna neh.. aku nk jwb apa esok??? adoii laa.. Help me.. Help me..

Sbelum akak lupa..
Aku nk kongsi satu madah kekasih's(madah ke mcm tue?? Ntah aku pn tak taw sbenarnya nk categorizekn apa.. blasah ja) yg aku jmpa kt web mna ntah... so aku rsa cm nak letak kt sini jek.. uhuhuhuhu akak mmg suka bab copy n paste neh.. peberet taw... tapi tak smua ek.. actually dah di ubah suai.. ditambah perencah perasa serba macam untuk mengenakkan lagik resepi berkasih neh... lets check...

Cinta adalah kesegaran dan keharuman bunga yang dikirim syurga untuk membuat dunia tersenyum...

Parasnya laksana embun menyambut pagi , dan mengilhami bunga untuk menebarkan keharuman dimusim semi, mengilhami kumbang untuk meresapi tentang keindahan sari ...

Dengan segala kecantikan dan pesona hati yang begitu sempurna, semua orang akan menilai ia adalah gadis paling beruntung, hidupnya dipenuhi oleh kesenangan dan kegembiraan...

Namun siapakah yang menyangka bila duka dan derita telah memenjarakan gadis tersebut?....

Siapakah yang bakal mengira bahawa jiwanya telah terangkat lalu terbang dari tubuhnya!! untuk mencari keagungan cinta...Tiada seorangpun tahu tentang duka hati yang membaluti jiwanya...tiada seorangpun tahu tentang ratap tangis dan rintihan kalbunya dikeremangan malam...

Dibalik cahaya bintang dan bulan aku melihat jasadmu terkulai laksana merpati yang patah sayapnya, engkau memanggil-manggil pasangan jiwamu, yang juga terkapar dalam sayap kerinduan...

Memang pesona kecantikan yang dia miliki dapat menyembunyikan kesedihan hati akan penyakit cinta, tapi bukanlah ubat sesungguhnya dari penyakit itu...ubat itu sesungguhnya ada pada orang yang telah mencuri hatinya... orang yang selalu dikenang ketika siang dan menjelma mimpi dikala malam...

Tiada seorangpun yang dapat mengerti dan memahami kesedihan hatinya begitu juga keluarga dekatnya, belahan jiwanya pun mengalami nasib yang sama, seorang diri dia berkelana ditengah hutan dan lautan perasaan....

Bahkan cinta merasakan penderitaan yang dia rasakan lebih perit dari pasangan jiwanya, dia (si belahan jiwa) terbebas dari lingkungan penjara demi untuk menjaga martabat keluarga.

Tetapi cinta? Bintang itu harus tersenyum pada sekelilingnya agar tidak dilabel angkuh, semua yang ia perbuat berjalan beriringan dengan ukuran harga diri, semua yang ia lakukan harus sesuai dengan tuntutan masyarakatnya, demi martabat keluarganya.

Tidaklah mungkin seorang putri raja keluar dari istananya, dimana setiap pasang mata selalu mengawasinya; hasrat hatinya terpendam untuk berjumpa dengan seorang pemuda yang tinggal di sebuah desa terpencil yang telah mencuri hatinya- desa yang belum pernah ia kunjungi sekalipun dalam mimpi...

Itulah tawanan dunia dan akupun memakluminya....

Ia harus terus tersenyum walaupun hatinya menangis, gemerlap dunia telah memaksanya untuk memakai topeng-topeng kepalsuan....

Kumohon padamu cinta...hentikan airmatamu, lepaskan segala gundahmu....

Aku mendengar rintihan jiwamu, aku mendengar resahmu , kucuba untuk menjawab setiap pertanyaan nalurimu...ke marilah cintaku... bersandarlah di bahuku, yakinlah bahawa aku akan ada disetiap bayangmu... Hulurkanlah sayapmu yang patah, kan kugapai dan kusembuhkan dengan kibaran kepak syair jiwaku...

Aku akan mengawalmu dari pencela-pencelamu....Bunga-bunga boleh saja layu, tapi ku akan menjaga agar cahaya bunga itu selalu merekah ditaman hati, lalu menjelma menjadi cahaya bintang yang akan mengisi kesunyian malam...

Duhai cintaku berjanjilah dihadapan langit dan bintang...sekalipun kita takkan bersatu, namun jiwa kita kekal dalam keabadian cinta...

Tersenyumlah bersama mentari, sampaikan salam kerinduanmu padaku.. melalui desiran angin dan kicauan burung-burung diangkasa raya.. serukanlah segala impian indahmu...

Ketika ku mendengarnya, aku kan rentangkan sayapku, lalu kujemput jiwamu yang memanggil jiwaku, bersama kita berdua dalam rengkuhan sayap Ilahi, menuju cahaya kebadian....

Sekian.. wassalam..

0 comments:

Daisypath - Personal pictureDaisypath Anniversary tickers